Penjelasan Misi

00.30 / Diposting oleh KOPI GAYO Shop / komentar (0)
Penjelasan Misi Kabupaten Aceh Tengah

Mewujudkan peningkatan syari’at islam dan penghayatan serta pengamalan nilai-nilai pancasila dan UUD 1945. Misi ini diupayakan dapat menjadi inti kehidupan bagi setiap individu pendudukan dan diimplementasikan secara meluas didalam kehidupan masyarakat didaerah. Suatu realitas dalam kehidupan masyarakat yang dapat kita saksikan bersama pada saat ini, bahwa sadar atau tidak, kita dan masyarakat sebagai pendudukan daerah ini dalam menjalani hidup dan kehidupan sehari-hari mengalami kelemahan bahkan kurang memperhatikan secara sungguh-sungguh ketentuan-ketentuan didalam Al Qur’an maupun didalam hadist. Kehidupan seperti ini cepat atau lambat dipastikan akan mengembalikan kehidupan ini kepada kehidupan pra ajaran islam (masa jahiliyah) yang tidak kita kehendaki bersama. Demikian juga didalam proses pelaksanaan pembangunan, kurang memperhatikan secara sungguh-sungguh nilai-nilai yang terkandung didalam palsafah Negara Pancasila dan UUD 1945. hal ini menyebabkan proses pembangunan kurang bahkan tidak lagi menyentuh kepentingan masyarakat. Agar proses pembangunan dapat memenuhi kepentingan masyarakat banyak dan dilaksanakan secara benar tanpa penyimpagan sekecil apapun, maka jiwa kehidupan dalam membangun daerah ini perlu bersendikan kepada pelaksanaan syariat islam secara kaffah yang diiringi dengan pengahayatan serta pengamalan nilai-nilai pancasila dan UUD 1945 secara konsisten.

Pemantapan perekonomian rakyat dibidang perkebunan, hortikultura dan kegiatan-kegiatan pertanian lainnya, serta mengurangi angka pengangguran melalui pembukaan lapangan kerja diberbagai bidang. Misi ini diupayakan menjadi basis pengembangan ekonomi rakyat, yang mampu mendorong kemajuan perekonomian. Sebagian masyarakat Kabupaten Aceh Tengah menggantungkan hidupnya pada sektor pertanian terutama perkebunan kopi. Kegiatan produktif pada sektor ini masih dijalankan oleh masyarakat dengan cara sederhana dan relatif tradisional, sehingga tidak pernah dapat mencapai hasil produksi dalam jumlah yang optimal. Dalam rangka memajukan perekonomian masyarakat sekaligus meningkatkan perekonomian daerah, maka upaya untuk meningkatkan hasil produksi melalui peningkatan produktifitas perlu dilakukan. Untuk itu pola dan sistem berusaha dari cara-cara sederhana dan tradisional kepada cara-cara yang lebih maju dan profesional perlu direalisasikan, langkah ini sekalogus diharapkan akan dapat menciptakan lapangan pekerjaan yang baru yang dapat dimasuki oleh penduduk usia angkatan kerja yang belum memiliki kesempatan kerja.

Mewujudkan dan memantapkan sarana dan prasarana transportasi serta infrastruktur lainnya untuk mendukung usaha perekonomian rakyat dan daerah. Misi ini diupayakan melalui upaya memperlancar arus distribusi barang yang dihasilkan oleh penduduk. Kondisi sarana dan prasarana perekonomian terutama sarana transportasi  berupa jalan dan jembatan pada beberapa daerah sentral produksi masih belum tersedia secara memadai. Kondisi ini telah menghambat kelancaran arus distribusi barang-barang produksi yag diusahakan oleh masyarakat dan menjadi salah satu faktor peyebab rendahnya nilai ekonomi dari barang-barang tersebut. Agar setiap hasil produksi yang diusahakan oleh masyarakat memperoleh nilai ekonomi yang tinggi melalui arus distribusi maka pembangunan sarana dan prasarana transportasi dan berbagai bidang infrastruktur lainnya yang di prioritaskan.

Meningkatkan kualitas pendidikan disemua jenjang untuk menghasilkan sumber daya manusia yang beriman, berilmu pengetahuan dan menguasai teknologi. Misi  ini diupayakan dalam rangka menyahuti dan mengatasi tantangan globalisasi yang semakin luas. Di era globalisasi seperti yang kita rasakan saat ini dan akan semakin mengglobal dimasa yang akan datang, tantangan dalam membangun daerah ini menjadi semakin beragam dan komplek. Kompleksitas dan keragaman tantangan pembangunan tersebut terjadi akibat dari perkembangan ilmu pengetahuan dan kemajuan teknologi yang tidak lagi memperhatikan norma-norma kehidupan (terutama norma agama). Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat pesat pada negara-negara maju, dipastikan akan merambah ke negara berkembang dan keterbelakang tanpa dapat dibendung, kondisi ini akan mempengaruhi proses pembangunan yang ada di daerah Kabupaten Aceh Tengah. Agar perkembangan ilmu pengetahuan dan kemajuan tersebut benar-benar bermanfaat untuk mempercepat proses pembangunan, maka upaya mempersiapkan sumber daya manusia yang handal perlu dilakukan. Keterlambatan dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang handal diera globalisasi seperti yang digambarkan diatas, menyebabkan kita akan tertinggal dalam proses pembangunan. Oleh karena itu perhatian yang serius pada sektor pendidikan harus merupakan skala prioritas.

Meningkatkan kualitas pelayanan dan pemerataan kesehatan serta membangun infrastruktur kesehatan sampai ke pedesaan. Misi ini diupayakan untuk meningkatkan sumber daya manusia pada dimensi kesehatan disamping dimensi pendidikan. Kondisi pelayanan kesehatan masyarakat yang terdapat didaerah ini dirasakan masih jauh dari memadai.





»»  Readmore... Label:

VISI DAN MISI DAERAH

00.09 / Diposting oleh KOPI GAYO Shop / komentar (0)
VISI DAN MISI DAERAH KAB. ACEH TENGAH

Sejak awal para pendahulu pemerintah telah menetapkan cita-cita untuk menciptakan dan mewujudkan masyarakat Aceh yang makmur, adil, dan bermartabat. Penetapan ini bukanlah sesuatu yang tidak beralasan, tetapi didasarkan kepada fakta sejarah kontemporer Aceh dimana Aceh pernah berhasil melakukan pengelolaan pemerintah dengan baik dan transparan.

Mengulang sesuatu yang sudah pernah dilakukan bukanlah sesuatu hal yang sulit, tetapi untuk keberhasilan kembali perlu komitmen semua pihak dan taat azas serta konsisten dalam melaksanakan tugas dan kewajiban. semuanya harus mempunyai visi atau pandangan dan harapan kedepan yang sama, sehingga dapat ditetapkan langkah-langkah untuk mewujudkannya.

Dalam rangka menyelenggarakan Otonomi Daerah Kabupaten Aceh Tengah berdasarkan kewenangan daerah otonomi perlu terarah dan terfokus kepada hasil-hasil yang akan dicapai sehingga terciptanya kebersamaan dan partisipasi melalui perumusan dan masukan-masukan, saran, pendapat, aspirasi, masyarakat Kabupaten Aceh Tengah.

Perumusan Visi merupakan gambaran tentang masa depan yang realistik dan ingin diwujudkan dalam kurun waktu tertentu, dengan mengisyaratkan adanya misi dan tantangan. Dalam Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Nasional disebutkan bahwa visi adalah rumusan umum mengenai keadaan yang diinginkan pada akhir periode perencanaan. Berangkat dari pengertian visi tersebut, dan hasil kajian singkat tentang Kabupaten Aceh Tengah pada Bab ini, maka visi Kabupaten Aceh Tengah dapat dirumuskan sebagai berikut :

“TERWUJUDNYA KEMAKMURAN DAN TERHALAUNYA KEMISKINAN MENUJU MASYRAKAT ACEH TENGAH SEJAHTERA 2012 ”.



MISI DAERAH

Dalam rangka mencapai visi Kabupaten Aceh Tengah tersebut, maka misi yang akan dilaksanakan dalam kurun waktu 2007-2012 adalah:

  1. Mewujudkan Peningkatan pelaksanaan syari’at islam dan penghayatan serta pengamalan nilai-nilai pancasila dan undang-undang 1945;
  2. Memantapkan perkonomian rakyat dibidang perkebunan, hortikultura dan kegiatan pertanian lainnya,serta mengurangi angka pengangguran melalui pembukaan lapangan kerja diberbagai bidang.
  3. Mewujudkan dan menetapkan sarana dan prasarana transportasi serta infrastruktur lainnya untuk mendukung usaha perekonomian rakyat dan daerah.
  4. Meningkatkan kualitas pendidikan disemua jenjang untuk menghasilkan Sumber Daya Manusia yang beriman, berilmu pengetahuan dan menguasai teknologi.
  5. Meningkatkan kualitas pelayanan dan pemerataan kesehatan serta membangun infrastruktur kesehatan sampai ke pedesaan.
  6. Mewujudkan iklim kehidupan masyarakat yang damai dan tertib dengan mengedepankan prinsip musyawarah untuk mupakat sesuai dengan adat istiadat. Serta mengupayakan pengembangan wilayah diberbagai strata pemerintahan.
»»  Readmore... Label:

Aceh Tengan Menjadi Daerah Percobaan Wajib Belajar

02.26 / Diposting oleh KOPI GAYO Shop / komentar (0)
Takengon, 1 Oktober 1965



Pada Tanggal, 1 Oktober 1965 Kabupaten Aceh Tengah Menjadi Daerah Kawasan Wajib Belajar diresmikan oleh Bupati Aceh Tengah. M. Saleh Aman Sari  
(Bupati ke 5 Aceh Tengah, Masa Jabatan 1964-1966)
»»  Readmore... Label:

TAKENGON ACEH TENGAH

03.41 / Diposting oleh KOPI GAYO Shop / komentar (1)
TAKENGON KAB. ACEH TENGAH
Takengon Kabupaten Aceh Tengah adalah sebuah kabupaten yang terletak di tengah-tengah Provinsi Aceh dengan wilayah yang didominasi pegunungan. Penduduknya sebagian besar berasal dari suku Gayo. Kabupaten ini terkenal dengan Danau Laut Tawar, sebagai salah satu tempat wisata.

Secara geografis, Kabupaten ini terletak pada posisi 40 10’’ - 40 58’’ Lintang Utara dan 960 18’’–960 22’’ Bujur Timur dengan batas wilayah sebagai berikut :
1. Sebelah Utara dengan Kabupaten Bener Meriah
2. Sebelah Selatan dengan Kabupaten Gayo Lues
3. Sebelah Timur dengan Kabupaten Aceh Timur
4. Sebelah Barat dengan Kabupaten Nagan Raya dan Pidie
Kabupaten Aceh Tengah mempunyai luas wiayah 4.318,39 km2, yang terdiri dari 14 Kecamatan, 2 Kelurahan, 266 Desa dengan Takengon sebagai ibukotanya.

Adapun mata pencaharian masyarakat Aceh Tengah adalah dalam bidang pertanian, kopi
menjadi komoniti terbesar, dari 51.854,7 hektar lahan pertanian di sana 47.854,7 hektar di gunakan untuk lahan kopi sedangkan petani yang terdata 32.694 orang. Produksi petani di Aceh Tengah menghasilkan 10.090 hektar/tahun (tahun 2006).
NomorNama Kecamatan
1Kecamatan Linge
2Kecamatan Bintang
3Kecamatan Kebayakan
4Kecamatan Lut Tawar
5Kecamatan Pegasing
6Kecamatan Bebesen
7Kecamatan Kute Panang
8Kecamatan Silih Nara
9Kecamatan Ketol
10Kecamatan Celala
11Kecamatan Jagong Jeget
12Kecamatan Atu Lintang
13Kecamatan Bies
14Kecamatan Rusip Antara


PROFIL KABUPATEN ACEH TENGAH
Nama_Kabupaten   Aceh Tengah
Provinsi   Aceh
Ibukota   Takengon                                               
Kode Wilayah   11.04
Luas   ± 4.318,39      km2
Tinggi rata-rata   200 - 2.600 m
Dasar_hukum   UU No. 10 Tahun 1948
Tanggal-Hari jadi   14 April 1948
Koordinat   4O 10” - 4O 58” LU / 96O 18” – 96O 22” BT
Jumlah_Penduduk  170.766
Kecamatan   14
Kampung 268
Kode_area_telepon 0643
Suku Gayo
Bahasa Gayo Indonesia
Agama  Islam


SARANA TRANPORTASI :
Bandara    --  
Pelabuhan   --  


SARANA WISATA :
NomorN a m a
01Danau Lut Tawar
02Goa Putri Pukes
03Pacuan Kuda
04Pantan Terong
05Loyang Koro
06Pantai Menye
 
»»  Readmore... Label: